Rabu, 30 Juli 2014

Hati dalam Jiwa

Hati teriris tipis,
menorehkan sebuah luka abadi dalam jiwa.

Hati mengaung keras
Menggetarkan jiwa hampa sang kekasih.

Hati merangkak maju
Menuju mentari tuk lepas dari kegelapan.
Kegelapan abadi yang diciptakan dunia.

Salah satu dari mereka berkata
'Untuk apa kau tetap merayap keatas, berharap bisa menyentuh surya?'

Hanya satu jawaban yang terdengar diantara kegelapan
'Hati boleh tersiksa, tapi semua hanyalah awal dari yang disebut hidup. Daripada aku memilih untuk tak melakukan apa-apa, dan mati dengan tangan hampa'

Oleh: A.S. Wahyuni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar